Write or not to write

My head was full of ideas lately. I don’t where it comes, but it’s blooming inside my mind for a whole week. I’d like to write all books I had read. Some time later, my fingers are itchy to write down my joyful experiences.

But when I’m looking at my to do list, I always shouted “why????” to how many things I have to do.

So, it’s all about myself to decide, to write or not.

Kudos for myself. 💪

Titik jenuh

 

Kemarin, iseng-iseng saya ngetwit ini.

Saya teringat sebuah teori di kelas ekonomi sewaktu saya SMA dulu yang rasanya cocok sekali dengan kondisi saya saat ini. Yah, meski saya dulu sering tidur-tiduran waktu diajar ekonomi di kelas satu SMA (hingga pernah diusir keluar, serius!), namun ada beberapa poin yang menurut saya menarik di pelajaran itu.

Namanya penggunaan marginal, atau marginal utility.

Lanjutkan membaca “Titik jenuh”

Teman yang “secukupnya”

Sudah sadar kalau sosial media bikin stress?

Belakangan saya sedang menurunkan tingkat “stress” gara-gara teman di media sosial saya dengan berbagai cara. Mulai dari mengurangi untuk buka facebook, mengeblok topik-topik tertentu sampai lebih banyak berkegiatan di dunia nyata daripada sebelumnya.

Salah satu yang paling menyebalkan adalah akun facebook yang dipenuhi debat kusir tak berkesudahan. Banyak orang tiba-tiba paham betul tentang “topik itu” dan akhirnya membuat analisa yang kadang tak masuk diakal.

Lanjutkan membaca “Teman yang “secukupnya””